Rabu, 05 September 2012

Padang, Padek—Sum­bar siap tempur meng­ha­dapi Riau pada laga perdana cabang sepakbola PON XVIII Riau 2012 di di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang,  besok sore (6/9). Tiga angka penuh akan menjadi target yang akan direalisasikan Iwan Itieces dkk.

Pelatih kepala Sepakbola PON Sumbar Sup­rianto me­nga­takan, baik dari sisi fisik, teknik, strategi, dan mental, anak asuhnya sudah siap tem­pur. Striker andalan Sumbar Iwan Itices yang se­dang dalam kondisi cedera ri­ngan sebelum berangkat ke Riau, Senin lalu, sudah pulih. Duet Teguh Ilham ini akan diturunkan sejak menit-menit awal.

“Memang dia sempat me­nga­lami cedera ringan. Tapi saat uji coba terakhir Kamis lalu dia sempat saya turunkan di babak kedua dan bermain bagus. Kini kondisinya telah siap seratus persen. Dia akan turun dari menit-menit awal,” ungkap Suprianto.

Terkait target meraih ke­me­nangan atas tuan rumah, dia optimistis anak asuhnya akan mampu me­realisasikan­nya di lapangan nanti. ”Keme­nangan mesti diraih. Sebab ini laga perdana yang akan me­nen­tukan lang­kah untuk me­laju lebih jauh ke babak selan­jutnya,” ujar Su­prianto.

Untuk meraih ke­mena­ngan, pria yang yang juga dipercaya menangani tim PON Sumbar di Kaltim empat tahun lalu itu, telah mengins­truk­sikan kepada para pemain untuk langsung menyerang dari menit-menit awal. Tapi dia tetap mengingatkan anak-anak Tuah Sakato untuk tidak bermain ceroboh dengan me­la­kukan pelanggaran-pe­lang­garan yang tidak penting, khu­susnya di daerah permainan sendiri.

”Saya juga telah me­ngi­ngatkan anak-anak untuk ti­dak bermain dengan strategi pe­rangkap offside jika men­dapat serangan dari lawan. Itu akan sangat berbahaya. Sebab lawan yang akan diha­dapi adalah tuan rumah Riau yang tentunya tidak mau kalah di kandang sendiri,” sebutnya.

Hal itu ditekankan Sup­rianto untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan faktor nonteknis yang akan bisa mempengaruhi permai­nan anak asuhnya di lapa­ngan nanti. ”Bagaimanapun faktor nonteknis harus jadi per­hitu­ngan. Sebab, ini akan memberi pengaruh yang be­sar pada permainan anak-anak di lapa­ngan nanti,” tu­turnya.

Hanya saja, dari sisi tek­nis, Suprianto mengaku ti­dak begi­tu tahu perkem­ba­n­gan yang telah dicapai dari lawan­nya tersebut. Namun ia men­dapatkan informasi bahwa tim Riau akan di­per­kuat satu orang pemain na­sional U-22.
”Ini juga harus kami was­padai,” kata Suprianto. Tapi, secara keseluruhan, beranjak dari perjumpaan terakhir saat melakoni partai uji coba sebe­lum Pra-PON 2011 lalu, dia menilai Riau memiliki pemain yang merata di se­mua posisi. “Waktu itu kami menang 2-0. Ini bisa jadi modal meng­hadapi Riau nan­ti. Hanya saja, kami tidak akan menganggap remeh Riau. Sebab, tentu saja tim ter­sebut telah mengalami per­kembangan dari waktu ke waktu,” tandasnya. (*)